Design Development

Hacker

Friends, by the way apa yang terlintas dikepala anda ketika melihat kata hacker? Pastilah yang terbersit seseorang jago komputer, jago operating system berbasis unix , jago jaringan flooding poisoning spoofing atau membobol semata dan apalah yang berhubungan dengan komputer. Itu pemahaman yang sempit sekali. Hacker tidak melulu tentang komputer, seni kemampuan membobol, spy dan tidak melulu berakhir dengan kerugian. Hacker pada dasarnya hanyalah sebuah semangat. Semangat ingin tau, ingin lebih. Jika berhasil membuat kendaraan anda melaju lebih kencang, anda bisa disebut telah melakukan hacking pada kendaraan anda, namun pada otomotif menyebut hacker adalah tuner.

Hacker adalah semangat pengetahuan. Dalam agama saya menyebutnya sebagai “ruh pengetahuan”. Di agama bagaimana pengetahuan atau wahyu ini diturunkan pertama kali, dari ketidaktahuan menjadi mengetahui. Makanya makna Iqra dari bahasa arab yang berarti “bacalah”  ini besar sekali pengaruhnya bagi saya pribadi. Sering dipertemukan oleh kondisi yang sama sekali tidak saya ketahui bagaimana menjawabnya ketika orang bertanya, akhirnya saya cuma menarik napas dan menerapkan Iqra ini. Saya bukan orang yang pintar, malah saya merasa otak saya kurang pengetahuan.

Semangat  hacker dan Iqra ini mengajarkan bagaimana dunia ini bekerja dan bagaimana menyikapinya. Bahkan terkadang kita harus mengalahkannya, esensi dari seni hacking serta iqra ini adalah mengatasi keterbatasan dan ketidaktahuan.

Hacking berkembang dalam lingkungan psikologi dan intelektual tertentu, dan bukan berarti untuk menjadi hacker haruslah jenius, tetapi dengan mempelajari hacking kita akan belajar untuk menjadi jenius. Dalam hal ini jenius berarti kemampuan untuk melihat hakikat. Orang jenius bukanlah orang yang selalu mendapat rangking/juara bukan pula orang yang dapat menjawab semua pertanyaan.

Lingkungan hacker didominasi oleh orang-orang yang mencoba melihat dengan cara yang unik dan dengan begitu mereka mencoba untuk mengatasi keterbatasan. Dalam dunia psikologi, -Tidak Semua- sebagian hacker memiliki bebarapa masalah psikologi. Bukanlah hal yang mudah untuk hidup secara “Geek”. Hacker memiliki cara pandang dan pola hidup yang sedikit menyimpang dari kebanyakan orang. Hal ini menyebabkan hacker berbeda dan “Glow In The Dark”.

Budaya kebanyakan atau ‘mainstream’ bukanlah sebuah budaya obyektif dan dapat diterima oleh hacker. Mainstream dengan sifat ‘kebanyakan’ telah menciptakan nilai-nilai subyektif yang tidak obyektif kebenarannya, bahkan malah masyarakatlah yang menciptakan ‘standar kebenaran’. Sedangkan hacker begitu menghargai liberalisme dan kebebasan berfikir dan menghargai mengapa seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Hacker menyadari bahwa hidup tidak selalu ideal dan prinsip ‘ceteris peribus’ tidak dapat diterapkan bagitu saja.

Hacker, komputer dan Komunitas

Hacker akan merasakan kebahagiaan berada dilingkungan dimana ia DIHARGAI dan mendapat tempat. Komunitas seperti ini bermula dari sekelompok anak muda dan beberapa diantarnya didirikan oleh 31337-. Dalam komunitas terdapat semangat saling membangun dan bertukar informasi. Tidak jarang diantara komunitas mereka membahas masalah pribadi, kedekatan secara emosional membentuk sebuah rasa persaudaraan yang kuat.

Tapi sayangnya para journalis, wartawan, mereka tidak tahu apa-apa dan menganggap semua aktivitas hacking/hacker adalah ilegal dan tindakan criminal untuk mencari keuntungan materi. Mereka tidak menyadari semangat, jiwa ruh hacking. Semua itu dipenuhi rasa keingintahuan, dan hacker memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dan system dan teknologi untuk ditaklukkan, bukan system yang menaklukkan dan mengendalikan kita.

Dalam kode etik hacker (Ethical Hacker) semua informasi haruslah bebas. Tapi sejujurnya saya kurang setuju terhadap statement haruslah bebas. Saya pribadi tidak akan senang jika ada seseorang yang ingin memasuki wilayah privasi saya. Kebebasan yang dimaksud disini adalah informasi umum dan setiap orang berhak tahu  ketika setiap penguasa merasa mempunyai hak untuk menutup-nutupinya.

Lalu apakah hacking, hacker akan terus berlanjut ? jawabanya adalah YA ! Tidak ada alasan untuk menghentikan “pencarian pengetahuan”. Terlepas dari baik dan buruk, rasa ingin tahu – yang positif – tidak boleh dikekang. Semuanya akan berjalan sesuai dengan evolusi. Dan pengetahuan akan mengubah umat manusia ! Anda mungkin bisa menghentikan seorang hacker hari ini, namun anda tidak akan bisa menghentikan semua komunitas hacker .

Facebook Comments

Pande Permadi

Pande Permadi. Hobby model kit diantaranya adalah Gundam. Kadang menggunakan C13, code13, root sebagai nicknamenya. Menyukai Linux sebagai OS Platform serta tertarik apapun yang berhubungan dengan Linux dan aplikasinya. Hal yang tidak disukai adalah Windows OS. Silahkan mengunjungi website resminya di www.pandepermadi.com

Komentar

Mungkin lebih tepatnya atau bisa juga dikatakan website ini sebagai blog pribadi. Sebagai pemilik website ini saya ingin memisahkan website pandepermadi.com yang crowded berisi profil dan portfolio kerja.

Stats

  • 1
  • 37
  • 0
  • May 3, 2020
This error message is only visible to WordPress admins

Error: No posts found.

Make sure this account has posts available on instagram.com.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!